10.7.11

"Padang Bulan", Andrea Hirata.

......
Makin dalam kubongkar kertas-kertas lama, kian memesona penemuanku. Kubuka ikatan setumpuk kertas dan terkejut melihat berlembar-lembar kertas berisi tulisan tanganku ketika masih kelas empat SD:

A Ling, hari ini aku belajar menyanyikan lagu "Rukun Islam". Apakah kau bisa menyanyikan lagu "Rukun Islam"?

Sesungguhnya kalimat itu amat konyol, mana mungkin A Ling, orang Tionghoa tulen dan beragama Konghucu akan belajar menyanyikan lagu "Rukun Islam". Aku pasti sangat gugup waktu itu. Dalam ikatan kertas yang lain, kutemukan surat ini:

Kalau rindu, ucapkan namaku lima puluh kali. Nanti tak rindu lagi.

Kupejamkan mata. Kuucapkan nama A Ling lima puluh kali. Kubuka mata, kulihat sekeliling.
Lampu padam.
Malam diam.
Aku masih rindu.

......



Reblogged from Mbak Aya

No comments:

Post a Comment